Minggu, 29 Januari 2017

petani perubahan

Image result for petani
Kata “petani” memang sangat lazim di mata masyarakat, karena rata-rata mata pencaharian masyarakat adalah petani, Apalagi masyarakat yang tinggal diderah pedesaan mereka memilih bertani yang subsisten, yaitu bertani yang hasil panen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Mengapa para petani banyak yang memilih tinggal di desa dari pada di daerah perkotaan?, ini sebenarnya hal yang sangat wajar dilakukan oleh petani kita, karena di daerah pedesaan masih banyak lahan pertanian yang merupakan suatu tempat untuk mereka bercocok tanam, dan bagi mereka juga merupakan tempat yang sangat nyaman, tentram,dan juga masih banyak udara segar yang bisa dihirup ketika mereka sedang beraktivitas.

Tapi sangat disayangkan petani kita masih banyak yang dilakukan secara tradisional, dan maih kurang perhatian pemerintah, hasil panen yang diperoleh juga masih sedikit, hal ini menjadi masalah bagi petani yang harus terselesaikan, untuk meninkatkan minat petani semakin tinggi.

Mungkin perkembangan teknologi dalam bidang pertanian ini sangat pesat, tetapi masalahnya kenapa petani pedesaan yang masih banyak lahan pertanian ini masih jarang kita lihat peggunaan  teknologi yang makin lama semakin modern ini, sebenarnya kan kita harus mengutaakan daerah pedesaan, karena hasil pertaniaan yang di keluarkan dari daerah pedesaan ini sangat banyak.

Petani kita masih banyak ketergantungan dengan pupuk kimia, yang mereka yakini itu sangat membantu dalam menjadikan hasil panen yang memuaskan, sebenarnya mereka masyarakat para petani sudah mengerti dampak yang ditimbulkan dari penggunaan pupuk kimia tersebut. Dan adanya subsidi-subsidi pupuk yang dilakukan pemerintah, membuat petani semkin banyak yang enggunakan pupuk kimia.

Melihat dari hal itu banyak juga para petani yang beralih menggunakan pupuk organik, yang merupakan pupuk alami yang juga membantu dalam meningkatkan hasil panen petani memuaskan, ditinjau dalam jangka panjang jika para petani menggunakan pupuk organik ini akan membuat pertanian kita ini yaitu pertanian yang berkelanjutan, ini sangat di harapkan bagi semua petani.

Di Indonesia sebenarnya pupuk organik itu sudah lama dikenal para petani. Mereka bahkan hanya mengenal pupuk organik sebelum Revolusi Hijau, kesadaran akan dampak negatif penggunaan pupuk buatan dan sarana pertanian modern lainnya terhadap lingkungan pada sebagian kecil petani telah membuat mereka beralih dari pertanian konvensional ke pertanian organik. Pertanian jenis ini mengandalkan kebutuhan hara melalui pupuk organik dan masukan-masukan alami lainnya.

Penggunaan pupuk organik untuk membantu tanaman memperbaiki nutrisinya sudah lama dikenal. Pupuk organik pertama yang dikomersialkan adalah rhizobia, yang oleh dua orang ilmuwan Jerman, F. Nobbe dan L. Hiltner, proses menginokulasi benih dengan biakan nutrisinya dipatenkan.

Daerah Aceh yang merupakan rata-rata mata pencaharian mayarakat yaitu petani, namun, masih kurang berkembangnya teknologi pertanian, ini diakibatkan oleh masyarakat itu sendiri, mengapa begitu? Dikarenakan masyarakat jika masuknya teknologi-teknologi pertanian yang baru, mereka menolak,mungkin mereka hanya beranggapan jika teknologi itu berhasil di jalankan di daerah mereka maka, pasti memerlukan pekerja yang handal di bagian itu, hal itu menyebabkan, yang biasanya mereka melakukan bersama-sama yang kemudian mendapatkan upah dari hasil kerja mereka,namun jika itu telah di jalankan mereka hanya dapat melihat hsil yang diakukan oleh teknologi yang berkembang sekarang ini.

 Jika para petani kita mengingikan perkembangan di bidang pertanian, yang dapat meninggkatkan hasil pertanian kita menjadi lebih meningkat, kita harus menerima teknologi yang masuk di daerah kita, karena mereka bermaksud memajukan tempat wilayah kita, dan kita dituntut untuk bisa menggunakan teknologi yang di berikan, agar petani kaita tidak mengalami ketinggalan teknologi yang ada, dan memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai pupuk organik tentunya lahan pertanian kita akan terus mengalami peningkatan hasil panennya.

Penggunaan pupuk organik ini akan menyebabkan, petani kita tidak ketergantungan dengan pupuk kimia, yang semakin lama semakin sedikit dikeluarkan, sedangkan yang menggunakan pupuk kimia ini sangat banyak, jika mereka memanfaatkan pupuk organik, maka pengeluaran mereka untuk pupuk itu akan makin minim, dan juga banyak keunggulan yang di akibatkan dengan penggunaan pupuk organik ini, salah satunya memperbaiki struktur tanah, dan hal yang paling penting yaitu dapat menyediakan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman. 

Melihat dari semua aspek, dapat kita simpulkan petani kita harus membuat perubahan dalam bidang pertaniaan, untuk menyejahterakan para petani kita, agar petani kita dapat memperoleh hasil pertanian yang memiliki kualitas dan kuantitas yang baik.


Warning: ini saatnya kita berubah, besok kita perbaiki semuanya.